KARANGANYAR - SOLO - Dalam rangka terus melestarikan sejarah keluarga besar Wiro Wijoyo, kami selaku para Putra dan Putri, membangun blog Keluarga Besar JKT-JW-PKLG-PMLG-BKS- LMP, sebagai wahana atau wadah komunikasi dan informasi antar keluarga.
Bahwa dari penelusuran penulis, Wiro Wijoyo adalah nama gelar
atau kebesaran dari Mbah Sadiyo yang merupakan salah satu Tumenggung (pembesar)
Kalitan Solo atau Keraton Surakarta Solo di masanya dahulu.
Mbah Sadiyo menikah dengan Mbah Musi Binti Mbah Tijoyo
(meninggal Usia 115 Tahun) membuahkan keturunan antara lain :
Mbah Tukiyem (ada di Ngadirejo)
Mbah Tuminem (Mbah Dalon ada Desa Dalon Kecamatan Jaten
Kabupaten Karanganyar)
Mbah Sarimin (Alas Tuo/Solo)
Mbah Sarjono (ada di Bungin Pelembang),
Mbah Mundheri ( Ada di Kp. Sroyo Desa Pulosari Kecamatan
Karanganyar Kabupaten Karanganyar)
Mbah Sutini (Lampung Utara)
Mbah Mundarsih (Desa Campur Salam Kecamatan Parakan -
Temanggung).
Dan Yang masih ada (Hidup) sampai saat ini (Maret 2020) antara
lain : Mbah Dalon dan Mbah Mundheri
Kemudian Mbah Musi/Mbah Wiro Wijoyo punya saudara Kandung bernama Mbah NITI yang saat ini tinggal di Desa Dalon Kabupaten Karanganyar Jawa Tengah.
Dan Alhamdulilah, Penulis dan Keluarga pada Tahun 2019 (Lebaran Iedul Fitri 1440 Hijriah/ Tahun
2019) sempat bersilaturrohmi dan berlebaran di Karanganyar Jawa Tengah.
Penulis: Saiful Anam, S.Sos